HMJ Aqidah Filsafat Harus Jadi Mercusuar IAIN

11 Juli 2012 1 komentar

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Aqidah Filsafat (AF) harus banyak belajar dan berkoordinasi dengan Senat dan HMJ lain. Hal ini bertujuan untuk  menyukseskan program  jurusan. Hal ini disampaikan Pembantu Dekan III Fakultas Ushuluddin, Muslim, M.Ag dalam sambutannya  dalam acara pelantikan kepengurusan HMJ AF, Rabu (11/07/12).

“HMJ harus melakukan kolaborasi, berkoordinasi dan bekerjasama dengan senat dan HMJ se-Fakultas Ushuluddin, sehingga terlihat kekompakan antar pengurus HMJ, dan menjadi mercusuar di lingkungan IAIN Imam Bonjol Padang,” Imbuh Muslim.

Pelantikan yang berlangsung di Lokal B.1 Fakultas Ushuluddin ini mengukuhkan Read more…

Kategori:Informasi Tag:,

Hermeneutika: Upaya Mempertautkan Turats dengan Hadatsah


Widia Fithri, M.Hum

Widia Fithri, M.Hum

Berasal dari Barat dan muncul dalam lingkungan Kristen adalah dua hal disamping banyak alasan lain untuk menolak  hermeneutika di dunia Islam. Ugi Suharto (2003: 20) menjelaskan hermeneutika bukanlah istilah yang netral dan tidak memiliki pandangan hidup (world view, weltanschauung). Hermeneutika  bermula dari makna bahasa kemudian menjadi makna teologi dan selanjutnya berubah  menjadi makna filsafati. Hermeneutika dilatarbelakangi oleh adanya usaha para teolog baik Yahudi dan Kristen untuk memahami teks-teks Bible. Persoalan yang mengemuka pada hermeneutika Bible yakni pertanyaan mengenai apakah secara harfiah Bible itu bisa dianggap kalam Tuhan atau perkataan manusia.

Realitas yang tidak dapat dipungkiri dewasa ini,  diantara  pemikir Islam kontemporer justru mengembangkan dan menerapkan  konsep hermeneutika dalam rangka merangkai, mempertemukan serta mendialogkan warisan keilmuan Islam (turast) dengan perkembangan keilmuan kontemporer (hadatsah) seperti Fazlur Rahman, M. Arkoun, Hasan Hanafi, Muhammad Sharur, Khaled M. Abou El Fadl dan lain-lain. Kegelisahan akademik mereka sesungguhnya mengarah pada Paradigma Keilmuan  Islam terutama Fiqh dan Kalam. Fiqh dan implikasinya pada tatanan pola pikir dan pranata sosial yang dihadirkan  dalam kehidupan muslim dianggap terlalu Read more…

Candu Agama

3 April 2012 1 komentar

Dolly Putra

Dolly Putra

“Agama itu adalah candu masyarakat “ tempat berkeluh  kesah dan tempat pelarian ( Karl Marx ). Pesan yang disampaikan oleh pemikir  kapitalis ini juga memberikan sebuah pandangan kepada masyarakat bahwa agama itu hanya sebuah pelarian yang tidak bisa merubah keadaan para penganutnya. Kalau mereplay pemikiran yang dituangkan oleh Marx ini adalah sebuah kenyataan dan fakta yang terjadi pada bangsa Eropa yang dalam cengkraman bangsa eropa, karena Marx melihat otoritas gereja yang sangat tinggi terhadapa agama Kristen, yang tidak berbuat banyak kepada penganutnya. Umat dibiarkan sehinga terjadi jurang pemisah antara agama dan masyarakat. Sehinga masyarakat diperbudak oleh para kapitalis, dan Marx juga melihat sistem ekonomi yang sangat memberikan dampak kepada msayarkat sosial terjadi lubang yang Read more…

Geneologis Intelektual dan Pemikiran Gender Agus Salim


Oleh Shofwan Karim
Abstract:

Agus Salim was told by Soekarno as a grand old man of Indonesian leaders. He has involved actively in mainstream of movement to gain Indonesian nationalism and independence. He entered and came to the top leaders of Syarikat Islam and lately Penyadar Party. After independence of Indonesia for the first era he has been sited as Indonesian foreign minister and in 1950s he was actively becomes Muslim scholar who has concerned on Islamic thought and joined some Islamic discourses in home and overseas countries such as in US. This paper explored his brief intellectual genetic, his struggle and his thought on gender in Islam.

 

I. Pendahuluan
Agus Salim (1884–1954) adalah salah seorang tokoh nasionalis Islami Indonesia yang amat penting. Ia memainkan peranannya secara ulet, cerdik dan lincah melalui perjuangan kebangsaan, merebut dan mempertahanlkan kemerdekaan, serta pembangaunan masa awal Republik Indonesia . Di samping amat aktif membina kegiatan politik kesadaran kebangsaan, tak kalah pentingnya pembentukan jiwa dan pemikiran baru keislaman dan ideologis angkatan muda pada dekade ke tiga dan keempat awal abad ini. Agus Salim menjadi Read more…

Kategori:Informasi Tag:

Silabus PMDI II


FAKULTAS USHULUDDIN IAIN IMAM BONJOL PADANG
JURUSAN AKIDAH-FILSAFAT
SEMESTER VII SEPTEMBER- FEBRUARI 2010-2011

Mata Kuliah : PMDI II
Kode : AFU 61205
Fakultas : Ushuluddin
Komponen : MKK
Jurusan : Aqidah Filsafat
Program : S 1
Bobot : 2 SKS
Dosen : Dr. H. Shofwan Karim, BA., Drs., M.A

PERKEMBANGAN MODERN DI DUNIA ISLAM II :
Abad ke-20 dan Kontemporer

I. Tujuan :
Mahasiswa dapat mengetahui perkembangan Modern di Dunia Islam dalam upaya mereka menguasai dan memperdalama ilmu pengetahuan dan wawasan keilmuan untuk menjawab tantangan dan tuntutan zaman.

II. Pendekatan :
Mata kuliah ini sesuai dengan obyek bahasan, menggunakan pendekatan tematik, historis, studi Tokoh, gerakan dan kawasan.

III. Evaluasi :
A. Ujian Mid-Semester 25%
B. Ujian Semester 40%
C. Tugas Pribadi dan Kelompok 20%
D. Dinamika Kelas 15%
100%

E. Evaluasi A,B,C, dan D tersebut baru berlaku bila Read more…

Kategori:Informasi Tag:,

Teopuitik: Relasi Estetis Makhluk dan Khalik


Teopuitik awalnya saya temukan di atas bus kota. Beberapa jam sebelumnya, saya sempat membaca buku “Menyingkap Rahasia Yang Tersembunyi” karangan Annemarie Schimmel yang bercerita tentang rahasia yang tersembunyi di balik peristiwa-peristiwa puisi para pencari dan pecinta Tuhan (Sufi). Keriuhan bus kota dengan penumpang yang beraneka dan ini merupakan ciri khas kota saya. Setiap hari bus kota berpacu. Setiap hari itu pula, orang yang menaikinya berganti. Mereka tentu sedang bergerak ke arah tujaun masing-masing.

Tanpa sadar, ini menjadi peristiwa puisi dan saya mulai mencoba membuatnya dalam otak saya. Tapi puisi itu belum saya tulis, sebab pikiran saya justru diusili oleh pertanyaan, mengapa puisi masih [harus] ditulis? Apakah hubungan puisi dengan manusia; dan apa pula hubungan puisi dengan Tuhan? Pertanyaan-pertanyaan ini barangkali sudah tua. Akan tetapi Read more…

Kategori:Falsafah Tag:

“Komputer Rusak”

13 Juli 2011 1 komentar

Ibarat sebuah komputer, kampus kita perlu discan dari virus yang merusak kinerja. Apalagi untuk sebuah usaha warnet. Peforma dan hardwarenya pun perlu diperhatikan. Selalu mengupdate software dan menjaga hardware merupakan jalan terbaik agar sistem komputer tetap bagus, dan pelangganpun tidak lari. Tak jauh beda dengan kampus kita.
Seseorang pasti akan panik jika komputernya terinfeksi virus. Virus begitu cepat menyebar dan bisa merusak sistem. Jika sistem sudah rusak tentu saja komputer akan berjalan lamban. Bahkan bisa menyebabkan beberapa program tidak akan bisa berfungsi. Fatalnya lagi, komputer akan mati tagak ketika kita menjalankan program atau mungkin sedang browsing. Bagi user atau pelanggan yang bisa mengontrol diri maka dia akan mencari solusi, mungkin bertanya pada operator. Tapi mereka yang emosi, umpatan dan caci maki akan keluar dari mulutnya, dan mungkin juga akan membanting komputer tersebut. Virus memang meresahkan.
Sepertinya komputer kita sedang diserang virus. Apalagi peforma yang kurang bagus membuat sistem dan pelayanan tidak lagi berjalan lancar. Seringkali program yang akan dijalankan terasa lamban bahkan ditolak oleh sistem. Banyak user yang menjalankan program untuk kepentingan akademik merasa kecewa dengan Read more…

Kategori:Opini Tag:,
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.