Beranda > Falsafah, Opini, Teologi > Candu Agama

Candu Agama


Dolly Putra

Dolly Putra

“Agama itu adalah candu masyarakat “ tempat berkeluh  kesah dan tempat pelarian ( Karl Marx ). Pesan yang disampaikan oleh pemikir  kapitalis ini juga memberikan sebuah pandangan kepada masyarakat bahwa agama itu hanya sebuah pelarian yang tidak bisa merubah keadaan para penganutnya. Kalau mereplay pemikiran yang dituangkan oleh Marx ini adalah sebuah kenyataan dan fakta yang terjadi pada bangsa Eropa yang dalam cengkraman bangsa eropa, karena Marx melihat otoritas gereja yang sangat tinggi terhadapa agama Kristen, yang tidak berbuat banyak kepada penganutnya. Umat dibiarkan sehinga terjadi jurang pemisah antara agama dan masyarakat. Sehinga masyarakat diperbudak oleh para kapitalis, dan Marx juga melihat sistem ekonomi yang sangat memberikan dampak kepada msayarkat sosial terjadi lubang yang sangat dalam terhadap pemilik modal. Sehinga yang kaya akan menjadi kaya buruh akan selalu jadi buruh.

Inilah kenapa Marx berpadangan bahwa agama itu sebuah candu. Karena agama tidak bersentuhan langsung dengan kehidupan sosial masyarakat, dan agama hanya sebuah pelepasan dan keluh masyarakat terhadap apa yang menjadi bebannya.

Pemikiran yang dikembangkan oleh Marx apakah itu cocok dengan agama Islam? Bahwa Islam itu adalah sebuah candu. Inilah yang akan menjadi perhatian kita terhadap Islam. Apakah Islam itu benar-benar yang kita anut sebagai cadu atau sebuah teologi pembebasan ( Ali Asghar Engenier ). Karena ketika kita melihat Islam yang dianut umat islam seolah-olah sudah dijadikan sebagai alat utnuk berbuat kesalahan. Ketika perang yang dilakuka atas nama agama dan bahkan melakukan bom bunuh diri dianggap sebagai jihad. Inilah paham yang  berkembang ditengah masyrakat umat Islam saat ini. Mereka rela melakukan bom bunuh diri sebagai jalan jihad. Untuk kasus Indonesia, agama dianggap sebagai aliran keras, dan bahwa Indonesia adalah penganut agama Islam terbanyak di dunia selain Arab, jadi Islam yang ada di Indonesia dianggap sebagai ajaran Islam yang keras.

Ajaran Islam yang keras ini dijadikan sebagai sebuah politik baru untuk mengahancurkan dan memecah belah umat Islam. Bahwa kata teroris itu sering dialamatkan kepada umat Islam yang memiliki ajaran keras. Kita melihat tokoh Islam dan teroris internasional, Osama bin Laden, kalau boleh kita berpandang objektif kita bisa melihat ada hal yang menarik yang dilakukan oleh Osama sebagai teroris internasional:

1. Membuka mata masyarkat  umat Islam agar tetap melihat sisi dari tentang sebuah ancaman barat kepada umat Islam.

2. Bahwa Islam juga mempunyai sebuah kekuatan militer yang sangat militant bahkan rela untuk mati, ini menyebutkan semangat jihad.

Kala kita telaah lebih dalam bahwa dunia bukan lagi perang senjata, tapi telah beranjak kepada perang pemikiran. Dan itupun sudah beranjak dan bergeser menjadi perang ekonomi. Ini yang malah paling gawat. Tidak cukup banyak yang tahu akan hal itu, bahwa dunia ini hanya dipegang oleh beberapa orang, dengan seenaknya melakukan perputaran ekonomi. Apakah agama Islam kita ini hanya sebuah candu yang tidak bisa memberikan dampak apa-apa bagi umat, dan bahkan yag paling membuat hati kita teriris mau menjual agama dengan uang. Ini yang harus kita bekali buat para pejuang Islam, apalagi pejuang Islam yang bergerak dalam dunia pemikiran. Ini yang akan menjadi tantangan besar. Semoga kita semua membuka mata lahir maupun batin untuk melihat keadaan umat yang semakin kompleks.

  1. Rizky
    3 April 2012 pukul 9:00 PM

    “Pesan yang disampaikan oleh pemikir kapitalis” kata terakhir kayak nya salah deh bung om marx pencipta manifesto komunis

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: